Saturday, December 17, 2011

Naik Sepeda Motor Aman Saat Hujan? Nih Langkahnya




Musim hujan saat ini menjadi momok bagi pengendara sepeda motor. Ketika menghadapi kondisi itu, yang pasti perjalanan tidak nyaman dan tidak lancar. Apalagi sampai mengalami mogok, ke tempat tujuan pun jadi terlambat.

Ini ada beberapa petunjuk (tips) cara berkendara dalam situasi hujan, yang intinya tidak mengubah gaya Anda.

Kaca helm bening
Sebelum jalan, pastikan jaket sudah tersedia di bagasi. Sebaiknya pergunakan model setelan (celana dan baju), bukan terusan seperti jubah. Kemudian, kenakan sarung tangan antihujan (terbuat dari bahan kulit) dan sepatu yang telapaknya tidak licin sehingga lancar saat pengoperasian tuas persneling dan menginjak pedal rem.

Pergunakan helm full-face (kepala tertutup), bukan model half-face yang bisa membasahi muka dan busanya jadi basah dan lembab. Terus, pelapis kaca dilepas agar pandangan jadi jernih.

Setelah perlengkapan di badan, pastikan kondisi sepeda motor dalam keadaan baik. Periksa jarak tekan pedal rem (belakang) tidak terlalu jauh, termasuk juga handle rem depan.

Ketika berkendaraan di jalan licin, perhatian utama pada kendaraan adalah traksi. Sebab, umumnya pengendara tidak mengetahui berapa kuat daya cengkeram ban, baik saat mengerem maupun manuver di tikungan. Makanya, pemilik sepeda motor harus mengetahui kondisi kedua ban. Jika kondisi kembangan ban tinggal 50 persen, jangan melakukan pengereman dengan keras dan menikung dengan kecepatan tinggi.

Santai dan fokus

Saat berkendara, sebaiknya santai dan fokus. Jangan sekali-sekali kedua kaki lepas dari pedal (menggantung karena jaga-jaga bila kendaraan terguling). Lalu, letakkan jari-jari kaki pada pedal, tujuannya untuk mengontrol bila terjadi sesuatu.

Kontrol dan teknik

Berkendaraan saat hujan, kuncinya fokus pada kecepatan dan perubahan arah, kemudian pengereman serta buka-tutup pedal gas. Saat menaikkan atau menurunkan gigi persneling, lakukan dengan halus dan jaga putaran mesin.

Begitu juga mengerem. Bila dilakukan dengan keras, kendaraan bukannya cepat, malah lama baru berhenti. Hati-hati bila menggunakan rem depan (sebisanya tidak digunakan) di trek licin, apalagi kecepatan di atas 50 km per jam kala menikung pula.

Nah, dengan petunjuk ini, semoga perjalanan Anda jadi nyaman saat hujan.

Y 125 Moegi, Sepeda Motor "Onthel" Masa Depan






Dari seluruh sepeda motor konsep yang dipamerkan di Tokyo Motor Show 2011, salah satu yang menarik adalah  Y125 Moegi dari Yamaha. Daya tarik sepeda motor yang satu ini,  futuristik  dan  "nyentrik". Penampilan seperti seperti "jadul".

Dalam keterangan resminya, Yamaha menyatakan ingin menerjemahkan filosofi kecantikan yang disematkan pada sepeda motor bergaya retro-moderen ini. Desainnya gampang akrab dengan orang, menawarkan konsep kemudahaan dan nyaman dikemudikan.

Bentuknya mirip sepeda "onthel"  yang dipasangi  mesin berkapasitas 125 cc satu silinder dengan teknologi  injeksi dan sistem transmisi manual. Tangki bahan bakarnya menyatu pada sasis sehingga membuatnya kelihatan ramping.

Sasisnya menggunakan baja khusus yang ringan namun kuat. Buktinya, berat sepeda motor ini 79,8 kilogram. Moegi juga menggunakan ban tipis sehingga mengurangi daya geseknya dengan  permukaan jalan.

Konsumsi bensinnya super irit, 80 km/liter saat digunakan di dalam kota. Kuncinya, selain bobotnya yang ringan, Yamaha menggunakan "v-belt" sebagai pengganti rantai untuk mengurangi gesekan dan lampu LED untuk penghematan.

Sayang, Yamaha masih belum membuka semua spesifikasi dan kemampuan mesin Y125 ini dan belum punya rencana untuk memproduksinya secara massal.

100 Mobil Terburuk yang Pernah Diproduksi




Situs Inside Line mengeluarkan daftar 100 mobil terburuk dari beragam merek. Alasannya, bisa karena penggunaan material yang mudah rusak atau ringkih, stabilitas minim, lemahnya sokongan tenaga mesin, dan komponen yang rentan rusak atau berumur pendek. Bahkan, harga yang mahal tetapi tidak didukung dengan produk yang berkualitas.
Inilah produk-produk tersebut:

Chevrolet : Vega 1971, Series D 1917, Malibu Maxx SS 2007, Corvette 1975, Series M 1923, C/K Diesel 1978, Citation 1980, Chevette 1976, Monza 1975, SSR 2003, Camaro Sport Coupe 1982, Corvair 1960, Corvette 1953, Cavalier 1982, Lumina APV 1990, GM EV1 1997

Pontiac : Aztek 2001, Fiero 1984, Firebird Trans Am Turbo 1980, Grand Prix GXP 2005, Solstice 2006

Ford : Mustang II 1974, Pinto 1971, Taurus 1996, Thunder Bird 1958, Gran Torino Elite 1974, Thunder Bird 1989, Bronco II 1984, Aspire 1993

Cadillac                 : Cimaron 1982, Catera 1997, Allante 1987, Seville 1980
Renault                  : Alliance 1983, Fuego 1982, Dauphine 1957
Chrysler                : TC 1989, Executive Limousine 1983
Fiat                        : Strada /Ritmo 1978, 124 Sport Coupe
Plymouth               : Volare 1976, Cricket 1971, Caravelle
Nissan / Datsun     : B210 1973, 280ZX 1979, F10 1974
Dodge                     : Caliber SRT-4 2006, La Femme 1955, Challenger 1978
VW                         : 411/412 1968, Fox 1987
Subaru                   : Justy 1987, XT 1985
Ferrari                   : Dino 308 GT4 1973, 612 Scaglietti 2004

Lain - lain : BMW Isetta 1955, Yugo 1987, Edsel Corsair 1982, Trabant 1957, Oldsmobile Cutlass Supreme Diesel 1979, Reliant Robin 1974, AMC Gremlin 1970 dan Pacer 1975, Saturn Ion 2003, Lamborghini Espada 1968, Aston Martin Cygnet 2011, Lincoln Versailles 1977, Nash Metropolitan 1954, Crosley Hotshot 1950, Infiniti M30 Convertible 1990, Suzuki Samurai 1986, Lotus Elan 1989, Triumph Stag 1970, GEM 2002, Bristol 412 1975, Triumph TR7 1975, Clenet Series I 1975, Sterling 825 1987, Bricklin SV-1 1974, Rover 3500 1980, Austin Allegro 1973, Oldsmobile Cutlass Supreme Convertible 1990, Geo Metro 1989, Mercedes-Benz 300SD 1979, Rolls Royce Camargue 1975, Porsche 914 1969, Saab 9-7X 2006, Maserati Biturbo 1981, Smart ForTwo 2008, Toyota Echo 1999, Mazda Rotary Pickup, Hyundai Excel 1985, Volvo 262C 1978, Jaguar X-Type 2001, Saleen S7 2007, Vector W8 1989, Ariel Atom 1996, Acura Vigor 1992, Daewoo Nubira 1999, Eagle Premier 1988
Sumber: egmcartech

Mobil Listrik Indonesia Punya





Pada kontes modifikasi "Final Battle Auto Black Trough" (BABT) di Jakarta, minggu lalu, pengunjung sempat dihebohkan dengan munculnya sebuah mobil konsep SV-1 bertenaga listrik milik Franklin dari Klub Connection. Pemuda asal Bandung tersebut berkolaborasi dengan Signal Kustom sebagai modifikator dan LIPI yang memasok motor listrik.

Mobil beratapkan langit tersebut memakai basis Nissan Cefiro. Semua bodi dan komponen di dalamnya dipensiunkan. Tinggal sasis bawaan pabrik, itu pun sudah sedikit dipangkas menyesuaikan dengan keberadaan komponen penunjang motor listrik, serta girbok sebagai pemindah tenaga.

Bodi di desain kembali oleh Andri, punggawa dari Signal Kustom menggunakan bahan serat karbon dengan kombinasi plat agar lebih kokoh dan rigid. Postur tubuh didesain bergaya mobil konsep masa depan tanpa menggunakan atap. Beberapa pengoperasian sudah mengguanakan fitur elektrik seperti kap mesin dan sistem audio.

Audio memang terlihat tak begitu ekstrem, tapi Alpine sebagai pemasok mensupport dengan barang - barang berkualitas. Sampai-sampai juri dari Amerika pun memberikan acungan jempol saat melakukan demo karena tidak menyangka setelan audio yang terlihat seadanya ini mampu mengeluarkan hasil yang mengejutkan.

Selain audio, penggunaan sistem penggerak motor listrik ikut membuat juri dan penonton terkesima. Seirama dengan konsep modifikasi yang diangkat mengenai kendaraan ramah lingkungan, SV-1 digerakkan oleh motor dengan 3 sumber tenaga. "SV-1 tak hanya mengedepankan teknologi motor listrik semata, kami bersama LIPI menghadirkan sebuah pembaharuan dalam proses pengisian baterai," papar Andri.

Proses pengisiannya bisa dari listrik seperti umumnya mobil listrik, juga bisa menggunakan tenaga surya lewat konverter yang terdapat di kap mesin. Terakhir, pemanfaatan panas hasil pengereman seperti yang digunakan BMW dengan nama Regenerative Braking," papar Andri.

Semua sektor berjalan dengan baik bahkan mobil ceper ini ikut serta uji dyno meski tenaga yang terekam di roda tak terlalu besar. Maklum, karena berbeda cara kerja sistem mobil listrik dengan konvensional sehingga sulit mencatatkan rekor terbaiknya menggunakan mesin dyno untuk mobil konvensional. Cukup mengejutkan ketika kecepatan maksimum yang terdeteksi mencapai 120 km/jam.

Itu menandakan SV-1 reliable dan aman.

Friday, December 16, 2011

Tiga Calon Sepeda Motor Baru Honda



Honda Motor Company lagi menyiapkan tiga model terbaru sepeda motornya. Gerakan ini bocor setelah ditemukannya desain rangkanya di internet yang ditampilkan oleh visordown (9/3). Semua gambar sepertinya tengah dipatenkan Honda agar memiliki hak cipta sebelum diproduksi massal.
Model pertama menunjukkan desain sasis, tangki dan jok tanpa bodi yang sama sekali baru. Dari gambar itu juga terlihat unit nantinya dibekali mesin satu silinder tapi dengan posisi horizontal, mirip model skuter bergaya touring (maxi-scooter).
Gambar kedua, bentuknya hampir mirip dengan yang pertama, bedanya cuma pada detail desain sasis. Sama-sama memosisikan tangki bahan bakar di bawah jok dan tambahan bagasi. Dari bentuknya, diprediksi model ini skuter juga. Sedangkan yang terakhir$2C bentuknya model sport dengan tangki di bagian tengah yang menyambung dengan jok, dengan satu piringan cakram depan.
Dengan munculnya gambar ini, menguatkan Honda yang tengah konsentrasi menggarap pasar skuter. Tapi, belum ada kejelasan dari pihak Honda terkait bocornya gambar ini. Apakah desain ini menjadi cikal-bakal model Honda berikutnya atau sekadar keinginan pabrikan mematenkan hasil kreasi desainnya, kita nantikan bersama-sama!

Lowongan Kerja BUMN Telkom PT Indosat Tbk Des 2011

Lowongan Kerja di salah satu Perusahaan BUMN PT Indosat Tbk dalam jaringan penyedia layanan penuh dan perusahaan telekomunikasi dengan merek terkemuka di Indonesia, Saat ini memberikan kesempatan bagi Anda yang memenuhi kualifikasi, memiliki integritas dedikasi, motivasi dan tinggi yang kuat untuk bergabung dengan posisi sebagai berikut:


STAF KEUANGAN
Kualifikasi & Pengalaman:

     * Usia max 30 tahun di 31 Desember, 2011
     * Min Diploma (D3) / Sarjana Degree (S1) Akuntansi Manajemen, Keuangan min IPK min. 3.00
     * Freshgraduate atau memiliki pengalaman yang serupa
     * Mampu berbahasa Inggris (lisan & tertulis)
     * Memiliki integritas yang tinggi, motivasi yang baik dan inisiatif
     * Mampu bekerja di bawah tekanan
     * Dapat bekerja dalam tim atau individu
     * Calon hanya bisa mendaftar 1 (satu) posisi
     * Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah operasional INDOSAT


STAF HUKUM
Kualifikasi & Pengalaman:

     * Usia max 30 di 31 Desember, 2011
     * Bachelor Degree (S1) Privat / Hukum Perdata (Hukum Perdata) IPK min. 3.00
     * Freshgraduate atau memiliki pengalaman yang serupa
     * Mayor: Privat / Hukum Perdata (Hukum Perdata)
     * Mampu berbahasa Inggris (lisan & tertulis)
     * Memiliki integritas yang tinggi, motivasi yang baik dan inisiatif
     * Mampu bekerja di bawah tekanan
     * Dapat bekerja dalam tim atau individu
     * Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah operasional INDOSAT
     * Calon hanya bisa mendaftar 1 (satu) posisi


Jika Anda Orang yang tepat, dengan Kompetensi dan Kapasitas Tinggi, dan perlu Tantangan lebih, datang dan bergabung dengan kami dan menunjukkan Keahlian Anda. Kirim CV & foto Komprehensif Anda terbaru untuk menerapkan Lowongan FINANCE STAFF secara online di sini dan STAF HUKUM sini. Lowongan Kerja BUMN Telkom PT Indosat Tbk tenggat waktu 31 Desember 2011.

Wednesday, December 7, 2011

Spesifikasi New Honda CBR1000RR Fireblade 2010

New Honda CBR1000RR Fireblade 2010

New feature for Honda CBR1000RR Fireblade 2010
  • Increased-diameter flywheel for more inertia and improved performance.
  • Redesigned license plate stay for easier removal on track days.
  • New muffler cover for enhanced appearance.
  • Exciting new colors: Pearl Orange/Light Metallic Silver and Red/Black. C-ABS model available in Black only.

New Honda CBR1000RR Fireblade – which also sports some vibrant new colors and graphics. The ‘Blade now comes with sharper rear styling, thanks to an updated tail unit shape, which houses a new tail-light with a clear lens. Also updated is the exhaust muffler, which now comes with an aluminum cover.

Internally, an improvement to the inertia mass of the crankshaft will further aid throttle control. This change was made without any overall increase in weight, thanks to the use of lightweight components elsewhere in the 999cc machine. This is will produce the same type of results as the crossplane crank of the yamaha without actually changing the firing order.

2010 New Honda CBR1000RR Fireblade Specifications
  • Model: CBR1000RR / CBR1000RR C-ABS
  • Engine Type: 999cc liquid-cooled inline four-cylinder
  • Bore and Stroke: 76mm x 55.1mm
  • Compression Ratio: 12.3:1
  • Valve Train: DOHC; four valves per cylinder
  • Induction: Dual Stage Fuel Injection (DSFI)
  • Ignition: Computer-controlled digital transistorized with 3-D mapping
  • Transmission: Close-ratio six-speed
  • Final Drive: #530 O-ring – sealed chain
  • Suspension Front: 43mm inverted HMAS cartridge fork with spring preload, rebound and compression damping adjustability; 4.3 inches travel
  • Rear: Unit Pro-Link HMAS single shock with spring preload, rebound and compression damping adjustability; 5.4 inches travel
  • Brakes Front: Dual radial-mounted four-piston calipers with full-floating 320mm discs
  • Rear: Single 220mm disc; Honda Electronic Combined ABS
  • Tires Front: 120/70ZR-17 radial
  • Rear: 190/50ZR-17 radial
  • Wheelbase: 55.4 inches
  • Rake: 23.3o
  • Trail: 96.2mm (3.8 inches)
  • Seat Height: 32.3 inches
  • Fuel Capacity: 4.7 gallons, including 1.06-gallon reserve
  • Colors: CBR1000RR: Pearl Orange/Light Metallic Silver, Red/Black
  • CBR1000RR C-ABS: Black
  • Curb Weight: 439 pounds (CBR1000RR) / 461.7 pounds (CBR1000RR C-ABS)